Blog
May 06

Mengenal Core Banking System dan Fungsinya

Salah satu elemen vital penyusun teknologi informasi (IT) di dunia perbankan adalah Core Banking. Core Banking system digunakan untuk menyediakan berbagai layanan yang ditawarkan oleh sistem perbankan kepada para nasabah dan ini dilakukan oleh seluruh kantor cabang perbankan. Core Banking system sendiri adalah jantung dari sebuah bank, karena sistem ini digunakan untuk memproses loan, dan di dalamnya tersimpan data nasabah serta semua transaksi sejak nasabah membuka rekening di bank sampai menutupnya. Core Banking umumnya diasosiasikan dengan retail banking.

Jika dibandingkan dengan industri lain, core banking system ini mirip dengan billing systemnya perusahaan telekomunikasi, atau ERP perusahaan manufaktur. Yang membedakan adalah pada sistem ini terdapat jenis yang beragam mulai dari yang inhouse development, local vendor hingga yang dikerjakan vendor asing.

Fungsi Core Banking System

Dengan adanya sistem tersebut, bank tidak perlu lagi untuk mendapatkan deposit dan penarikan uang tunai di cabang yang sama, anda bisa deposit dari cabang manapun dan mendapatkan penarikan dengan mudah dari cabang lainnya. karena dengan sistem ini memungkinkan bank untuk mendapatkan transfer dana mereka dan transaksi lainnya dari satu cabang ke cabang lainnya dengan sangat mudah dan cepat.

Adanya core banking system, tidak hanya bank yang terbantu. Kita sebagai nasabah juga diuntungkan karena fasilitas ini memberi kebebasan pilihan kita untuk melakukan transaksi hingga selesai dengan cara yang sangat mudah. Sehingga orang tidak perlu repot lagi untuk pergi ke cabang untuk melakukan transaksi sederhana.

Fungsi core banking yang paling mendasar adalah melayani seluruh nasabah untuk berbagai kebutuhannya seperti funding, lending dan deposit uang. Fungsi lainnya adalah merekam semua transaksi yang terjadi dalam rekening nasabah, baik berupa tabungan, loan, KPR, maupun transaksi pembayaran, hingga transaksi macet yang dimiliki nasabah juga akan terekam.

Fasilitas yang Tersedia di Core Banking System

Kemudahan yang ditawarkan sistem ini di antaranya, fasilitas ATM, dana elektronik, transfer, tele-banking, internet banking, cabang kliring fasilitas perbankan cabang. Semenjak adanya sistem ini, langsung mengubah pola jam kerja manusia normal. Misalnya pada saat fitur internet bankning hadir, tidak hanya menghemat waktu berharga banyak orang, tetapi juga memberikan kemudahan untuk mengerjakan beberapa hal dalam satu waktu.

Selain itu sistem ini juga lebih cepat dan akurat. Fungsi lainnya sistem ini seperti pemeliharaan passbook, perhitungan bunga dan berbagai buku lainnya yang menjaga catatan tetap akurat dala waktu singkat. Aplikasi perbankan core banking sistem sendiri terdiri dari beberapa modul kerja, yaitu CIS (Customer Identification System), DDS (Demand Deposit System), GLS (General Ledger System), LNS (Loan System), TDS (Time Deposit System).

Karena akses core banking sistem ini sudah dilakukan secara real time melalui proses online. Bagi bank sendiri, sistem ini sangat memudahkan dalam database berbagai catatan transaksi kantor cabang yang lebih akurat dan juga pengenalan produk baru. Kemajuan teknologi sangat terasa di sistem ini, karena menawarkan solusi yang lebih banyak, lebih mudah serta cepat. Jika dulu biasanya membutuhkan waktu sehari untuk melihat transaksi rekening ke sesama cabang, dan 3 hari untuk melihat transaksi ke bank lain. Sekarang hal itu tidak perlu lagi, sehingga hal ini sangat menguntungkan bagi bank dan juga semua nasabah, baik skala individu maupun korporasi.