Blog
May 06

Sering Terdengar Namun Jarang Dikenal, Ketahui Apa Itu Big Data

Di kalangan penggiat IT atau pun anda sebagai orang mungkin pernah mendengar istilah Big Data. Meski tidak asing, masih banyak orang yang tidak mengetahui apa yang dimaksud big data, apa kegunaan dan keuntungannya. Big data adalah istilah yang dipakai untuk menghimpun data dalam jumlah yang sangat besar dan kompleks sehingga menjadikannya rumit untuk diproses atau ditangani jika hanya menggunakan manajemen basis data biasa atau aplikasi pemroses data manual.

Big data bukanlah sekedar kemampuan teknis untuk mengolah data, melainkan manfaat yang dapat disadari oleh perusahaan dengan menggunakan big data analytics. Terminologi big data berasal dari perusahaan pencarian web yang mengolah data yang sangat besar. Big data menjamin pemrosesan solusi data dengan varian baru maupun yang sudah ada untuk memberikan manfaat lebih. Namun ukuran dan kompleksitas besar, big data tetap hanya solusi teknologi yang dikaitkan dengan bisnis.

Lalu Apa Itu Big Data dan Bagaimana Sejarahnya?

Salah satu penjelasan yang paling mudah dipahami mengenai big data adalah pengumpulan dan penggunaan informasi dari berbagai sumber untuk membuat keputusan yang lebih baik. Big data sendiri adalah sebuah konsep tentang kemampuan kita untuk menganalisa, mengumpulkan, dan mengerti jumlah data yang cukup besar setiap harinya. Big data merupakan kumpulan data yang lebih besar dan lebih kompleks, terutama dari sumber data baru. Meskipun data ini tidak bisa ditangani secara tradisional, namun data ini dapat digunakan untuk mengatasi masalah bisnis yang sebelumnya tidak dapat ditangani.

Di era industri 4.0 seperti sekarang, big data menjadi sangat penting bagi perusahaan besar. Big data mereka gunakan untuk terus menerus menganalisa untuk kemudian menawarkan layanan yang lebih baik dan mengembangkan fitur-fitur baru yang sesuai kebutuhan mereka. Terobosan teknologi dewasa ini, secara drastis mengurangi biaya penyimpanan data. Saat ini menyimpan data menjadi lebih mudah, lebih murah dan juga menyimpan lebih banyak dan juga lebih mudah di akses dari daripada data sebelumnya.

Mengenal sejarah awal mula big data ini ada, pada tahun 2005, banyak orang mulai menyadari bahwa ada banyak data yang dihasilkan oleh pengguna berbagai platform yang dihasilkan secara online. Lalu sebuah open-source software untuk mengumpulkan dan menganalisa data yang dikembangkan ditahun yang sama. Pengembangan software open-source untuk data seperti hadoop memiliki peran penting dalam pertumbuhan big data karena mereka bisa membuat data besar lebih mudah digunakan dan penyimpanannya lebih murah, dan semakin tahun semakin meningkat volumenya.

Big data dalam lingkup keseharian kita

Meskipun yang menggunakan big data adalah perusahaan besar, namun sebenarnya big data sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Seperti halnya dalam penggunaan internet. Data dari hasil pencarian kita yang disimpan oleh google masuk ke dalam big data. Anda pengguna smartphone juga masuk ke dalam big data, sebab catatan telpon, sms, aplikasi dan berbagai macam aktivitas anda di smartphone juga disimpan oleh big data.

Sosial media tidak luput dari penggunaan big data karena setiap update-an atau pencarian kita di sosial media juga terekam. Seperti twitter yang setiap harinya menyimpan lebih dari 400 juta tweets. Digitalisasi media juga masuk ke dalam big data, contohnya aplikasi streaming seperti netflix dan juga spotify. Dan yang terakhir adalah perangkat pintar seperti peralatan elektronik kita yang ada di rumah. Baik tv, kulkas, hingga kendaraan pribadi kita yang sudah menggunakan teknologi tinggi tidak luput dari penggunaan big data sehingga disebut perangkat pintar karena bisa memudahkan kita dalam penggunaannya.