Blog
Oct 26

Layanan Teknologi Berbasis Cloud, Kunci Sukses Adopsi Digital pada Industri Kesehatan di Tengah Pandemi

Meningkatnya kebutuhan layanan sektor digital di masa pandemi menjadi tantangan tersendiri yang perlu dijawab cepat oleh para pelaku industri. Utamanya pada industri dan layanan sektor kesehatan. Adanya tuntutan proses distribusi yang serba cepat, kebutuhan sistem telemedicine, pendataan stok obat-obatan yang terpusat, hingga pemantauan bed occupancy rate (BOR) secara real-time, membuat penerapan teknologi digital di sektor tersebut sangat penting diterapkan secara menyeluruh.

Hal tersebut semakin menjelaskan bahwa keberhasilan fasilitas kesehatan tidak hanya ditentukan pada kualitas pelayanan medis yang diperoleh pasien. Namun juga ditentukan oleh kesiapan operasional dari ekosistem healthcare yang dikelola secara terpusat dan profesional.

Perlu diketahui, di dalam ekosistem healthcare sendiri terdapat beragam elemen yang perlu diperhatikan. Dimulai dari adanya fasilitas kesehatan, produsen alat medis, distributor logistik medis, institusi pemerintah, asosiasi dan lembaga kesehatan, hingga masyarakat luas. Untuk mencapai tata kelola yang berjalan baik, seluruh proses kerja dari ekosistem kesehatan tersebut membutuhkan sistem teknologi terintegrasi guna mewujudkan mekanisme kerja yang kredibel.

Telkomsigma telah menyiapkan infrastruktur beserta platform teknologi endto-end yang dapat diaplikasikan bagi seluruh segmen industri, termasuk di dalamnya yaitu di industri kesehatan dan logistik.

Dalam webinar “Peran Digitalisasi dalam Transformasi Industri Kesehatan Indonesia” yang berkolaborasi bersama Infokomputer (21/10), Direktur Delivery & Operation Telkomsigma, I Wayan Sukerta, menjelaskan tantangan digitalisasi di sektor industri kesehatan yang perlu dijawab melalui keberadaan solusi digital.

 

“Untuk menerapkan platform IT khususnya di sektor kesehatan, dibutuhkan cara cepat sekaligus efisien melalui adopsi cloud sebagai core atau sebagai Infrastructure as a Service (IaaS)”, ujar Wayan.

Melalui solusi FLOU Cloud, Telkomsigma mendukung proses penyimpanan dan distribusi seluruh data dari produk vaksin secara terpusat tanpa perlu khawatir dari segi availability ataupun terjadinya downtime dikarenakan karakteristik FLOU Cloud sebagai platform hybrid multi cloud yang mengusung teknologi cloud native.

Baru selanjutnya tahapan solusi dilengkapi dengan platform as service (PaaS) dan software as a service (SaaS), dimana kita menyediakan platform berupa perangkat IoT dan juga big data untuk mendukung proses kerja agar lebih optimal”, dijelaskan Wayan.

Lebih jauh, Wayan menjelaskan pentingnya IoT dalam industri healthcare yang menjadikan setiap asset medis dalam supply chain tersebut dapat termonitor secara real-time dan terjamin orisinalitas produknya melalui IoT. Disini, Telkomsigma menyiapkan aplikasi bernama Track & Trace.

“Track & Trace merupakan aplikasi terintegrasi yang memiliki kemampuan tracing (pelacakan), mampu memastikan orisinalitas produk, mendukung proses monitoring secara real-time di setiap level jaringan distribusi suatu objek distribusi sesuai dengan rantai supply yang ditentukan”, dijelaskannya.

Kemudian, untuk keperluan rekapitulasi data seperti data report selama proses produksi hingga selesai distribusi, perusahaan dapat memanfaatkan layanan Big Box sebagai manajemen olah data.

“Pada distribusi vaksin, misalnya, data manajemen kualitas, data gudang, sampai data distribusi bisa berbeda-beda jenis dan kompleksitasnya. Dengan Big Box, data-data tersebut bisa diproses secara end-to-end sehingga memudahkan proses analisa dan pengambilan keputusan,” tutup Wayan.