Information

Stay up to date with the latest corporate strategic initiatives and achievement of Telkomsigma 

NEWS

Tipe Cloud Computing Berdasarkan Jenis dan Layanannya

24 January 2022 - by Admin

Penggunaan cloud computing menawarkan banyak sekali manfaat yang berharga bagi operasi bisnis, termasuk di antaranya adalah penghematan biaya, fleksibilitas tinggi, akses yang mudah, dan tingkat keamanan data yang lebih baik. Jika perusahaan Anda memutuskan untuk menggunakan teknologi ini, maka Anda akan dihadapkan pada beragam pilihan jenis dan layanan cloud yang tersedia.

 

Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan mengenai perbedaan tipe cloud computing berdasarkan jenis dan layanannya.

 

Tipe Cloud Computing Berdasarkan Jenisnya

 

Umumnya setiap jenis cloud beroperasi menggunakan prinsip yang sama, yaitu dengan memvirtualisasikan kekuatan komputasi server ke dalam aplikasi berbasis perangkat lunak yang menyediakan kemampuan pemrosesan dan penyimpanan. Namun letak perbedaannya terdapat pada bagaimana cara platform cloud diimplementasikan dan di-host serta siapa saja yang memiliki aksesnya.

 

Berikut ini adalah tipe-tipe cloud computing berdasarkan jenisnya.

 

1. Public Cloud

 

Karakteristik mendasar pada public cloud adalah sifatnya yang multitenancy, karena dimaksudkan untuk melayani banyak pengguna, bukan satu pelanggan. Public cloud dikelola oleh perusahaan cloud atau pihak ketiga yang menyediakan layanan dengan metode pembayaran sesuai pemakaian, atau bisa juga disebut sebagai elastic cloud. Oleh karenanya, public cloud menawarkan solusi untuk meminimalkan biaya infrastruktur dan bisa menjadi pilihan yang baik bagi perusahaan berskala kecil yang ingin memulai bisnis mereka tanpa investasi awal yang besar.

 

2. Private Cloud

 

Private cloud adalah sistem cloud computing yang bekerja pada infrastruktur pribadi dan menyediakan penggunanya dengan sumber daya komputasi yang dinamis. Beberapa keuntungan yang ditawarkan private cloud adalah perlindungan informasi yang lebih baik karena hanya dapat diakses oleh pengguna yang berwenang, kontrol tambahan yang dapat digunakan untuk membatasi akses ke aset berharga, serta menyediakan operasi yang lebih spesifik seperti pemantauan sistem, replikasi data, pemulihan bencana, dan layanan uptime lainnya.

 

3. Hybrid Cloud

 

Sederhananya, hybrid cloud menggabungkan fasilitas public cloud dan private cloud. Jenis komputasi awan ini dirancang untuk memungkinkan kedua platform berinteraksi secara mulus, sehingga bisa menjadi solusi yang sempurna bagi bisnis yang membutuhkan manfaat keduanya. Hybrid cloud dapat digunakan untuk menyimpan data dan menjalankan aplikasi di lingkungan yang aman seperti private cloud, dan mengalihdayakan data yang tidak bersifat sensitif ke public cloud.

 

4. Multi Hybrid Cloud

 

Tidak seperti hybrid cloud yang hanya terdiri dari private dan public cloud saja, lingkungan multi hybrid cloud sedikit lebih kompleks dan bervariasi karena dirancang secara khusus untuk menjalankan tugas yang berbeda. Misalnya dalam satu perusahaan tidak semua departemen membutuhkan jenis cloud yang sama dengan rekan cloud publiknya, sehingga multi hybrid cloud memastikan masing-masing departemen mendapatkan layanan cloud computing yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka.

 

Tipe Cloud Computing Berdasarkan Layanannya

 

Semua layanan cloud computing dibangun di atas kerangka konseptual yang sama. Karena ada begitu banyak kesamaan di antara mereka, akan sangat membantu jika menganggap komputasi awan sebagai piramida yang terdiri dari tiga lapisan. Setiap lapisan lebih terspesialisasi dibanding yang di bawahnya, karena lapisan bawah memiliki kemampuan penyesuaian dan rentang aplikasi yang luas sementara lapisan atas lebih sempit dan dibuat khusus untuk tugas tertentu.

 

Berikut ini adalah tipe-tipe cloud computing berdasarkan layanannya.

 

1. Infrastructure as a Service (IaaS)

 

Sebagai pondasi dasar dari piramida, IaaS adalah jenis layanan cloud computing yang paling komprehensif dan fleksibel. Pada dasarnya, layanan ini menyediakan infrastruktur komputasi yang disediakan dan dikelola di pusat data, tetapi memungkinkan pelanggan untuk sepenuhnya menyesuaikan sumber daya tersebut untuk membeli, menginstal, mengkonfigurasi, dan mengelola perangkat lunak apa pun yang mereka butuhkan.

 

2. Platform as a Service (PaaS)

 

Sedikit lebih tinggi dari pada IaaS, PaaS menyediakan kerangka kerja yang diperlukan untuk membangun, menguji, menyebarkan, mengelola, dan memperbarui produk software. PaaS menggunakan infrastruktur yang sama dengan IaaS, tetapi juga mencakup sistem operasi, middleware, alat pengembangan, dan sistem manajemen basis data yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi perangkat lunak.

 

3. Software as a Service (SaaS)

 

Terletak di puncak piramida, SaaS adalah solusi perangkat lunak yang dikembangkan sepenuhnya dan siap untuk dibeli dan digunakan melalui internet dengan basis berlangganan. Penyedia SaaS mengelola infrastruktur, sistem operasi, middleware, dan data yang diperlukan untuk menyampaikan program guna memastikan software tersedia kapan pun dan di mana pun pelanggan membutuhkannya.

 

Bisa dibilang, menentukan jenis dan layanan cloud yang paling tepat merupakan hal yang sedikit rumit. Ini dikarenakan meskipun memiliki tipe yang serupa namun tidak ada dua jenis cloud yang sama, dan juga tidak ada dua layanan cloud yang digunakan untuk menyelesaikan satu masalah yang sama. Oleh sebab itu, sangat penting bagi para pelaku bisnis untuk memahami setiap fungsi dan perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing jenis serta layanan cloud computing guna menemukan alat yang paling tepat untuk meraih kesuksesan bisnis Anda.

Contact Us

Let's Get Connected. Explore What We Can Do for You.

For more inquiries, please contact us through our social media channels below.

www.telkomsigma.co.id
Head Office
Graha Telkomsigma II
Jl. CBD lot VIII Nomor 8,
kelurahan lengkong gudang,
Tangerang 15321, Indonesia
NAVIGATION
PRODUCT & SERVICES
OTHERS